BREBES - Bereaneka ragam makanan khas Brebes memang mempunyai rasa
tersendiri, seperti sate blengong dan telor asin. Dari sekian banyak
destinasi, agaknya perlu mencoba wisata kuliner pulau hantu.
Mungkin sebagian dari kita akan merasa takut ketika mendengar wisata
yang satu ini. Wisata kuliner pulau hantu, merupakan perpaduan antara
wisata menyusuri pulau hantu dan menikmati hasil tangkapan kepiting dari
pulau hantu yang disajikan di rumah makan terapung Tiga Putra.
Pulau hantu merupakan hutan mangrove yang berada di pedukuhan Sigempol
Desa Randu sanga kulon. Pemilik rumah makan Masdori menjelaskan bahwa,
terciptanya nama pulau hantu karena ada beberapa spot yang diyakini oleh
masyarakat sekitar bahwa daerah tersebut sering terjadi penampakan
hantu.
Untuk sampai di tempat tujuan, wisatawan harus menempuh jarak 3 Km dari
dukuh sigempol, menyusuri sungai hingga muara. Di sepanjang perjalanan,
mata akan dimanjakan dengan tumbuhan bakau yang berjejer membentuk
tanggul.
Pada beberapa tempat, sudah ditandai dengan tulisan bahwa kawasan
tersebut merupakan titik dimana sering terjadi penampakan. Pada hutan
mangrove pulau hantu juga terdapat kepiting dengan ukuran besar dan
inilah yang nantinya dijadikan kuliner khas pulau hantu.
Tak kurang dari 10 hektar hutan mangrove menyimpan kekayaan hayati
tersebut. Rasa lelah selama 1,5 jam seketika terbayarkan ketika sampai
kembali di rumah makan terapung, sajian istimewa kepiting bakar pulau
hantu telah siap untuk disantap.
Olahan kepiting bakar pulau hantu yang dikombinasikan dengan sambal
trasi super pedas, agaknya menjadi sensasi tersendiri untuk penikmatnya.
Wisata kuliner pulau hantu, sepertinya akan menjadi salah satu destinasi
wisata bagi penikmat kuliner yang ingin mencoba suasana baru di akhir
pekan. Pengunjung disarankan mengambil waktu penyusuran siang hari,
sehingga tepat waktunya saat makan siang.
Paduan keliling pulau hantu dengan kuliner khas pesisir
Brebes ini jadi destinasi wisata baru di Brebes. Bisa jadi pilihan
liburan menarik. Khususnya bagi anda yang gemar bertualang dan ingin
menguji nyali.
Saturday, December 30, 2017
Sunday, December 18, 2016
BIMA NTT
Wisata Bima
Kabupaten Bima berdiri pada
tanggal 5 Juli 1640 M, ketika Sultan Abdul Kahir (La Kai) dinobatkan sebagai
Sultan Bima I yang menjalankan Pemerintahan berdasarkan Syariat Islam.
Peristiwa ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Bima yang diperingati
setiap tahun. Bukti-bukti sejarah kepurbakalaan yang ditemukan di Kabupaten
Bima seperti Wadu Pa’a, Wadu Nocu, Wadu Tunti (batu bertulis) di dusun Padende
Kecamatan Donggo menunjukkan bahwa daerah ini sudah lama dihuni manusia. Dalam
sejarah kebudayaan penduduk Indonesia terbagi atas bangsa Melayu Purba dan
bangsa Melayu baru. Demikian pula halnya dengan penduduk yang mendiami Daerah
Kabupaten Bima, mereka yang menyebut dirinya Dou Mbojo, Dou Donggo yang
mendiami kawasan pesisir pantai. Disamping penduduk asli, juga terdapat
penduduk pendatang yang berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa, Madura,
Kalimantan, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.
Wisata Alam Soromandi
Wisata Alam Soromandi Bima adalah salah satu kota kecil yang
terletak di ujung timur Propinsi NTB (Nusa Tenggara Barat), di bumi Ngaha Aina
Ngoho ini tersimpan banyak sekali aset-aset alam yang menyimpan sejuta pesona
yang masih belum terjamah, dan perlu untuk di gali dan dijadikan sebagai objek
wisata. Aset alam ini bisa dijadikan sebagai daya tarik para wisatawan domestik
maupun asing. Gambar-gambar yang saya ambil disini merpakan hasil jepretan dari
komunitas pecinta alam bima “KOPA MBOJO”
Desa Campa
Campa adalah salah satu desa kecil yang letaknya di kabupaten
Bima, NTB, khususnya di kecamatan Madapangga. Letaknya memang jauh dari
keramaian, tetapi campa juga menyimpan keindahan alam yang mungkin banyak orang
yang belum tahu akan hal ini. Contohnya seperti wana wisata OI TABA, kalo yang
ini mungkin sudah banyak yang tahu, tetapi ada satu tempat yang belum orang
tahu letaknya yaitu AIR TERJUN, Berikut ini adalah foto-foto wana wisata OI
TABA Campa, bentuk wana wisata ini adalah semacam tempat meluncur tapi bedanya
tempat meluncur di OI taba ini di bentuk oleh alam
Pantai Kalaki
Pantai Kalaki adalah pantai berpasir yang cukup landai, terletak
di sebelah selatan kota Bima. Dari kota Bima, melewati Lawata menuju ke arah
Lapangan Terbang Palibelo. Di Kalaki, pengunjung bisa bermain air laut yang
dangkal, atau piknik sambil menikmati pemandangan laut teluk Bima. Pengunjung
Pantai Kalaki umumnya berasal dari kota Bima dan dari kecamatan Woha dan
Belo/Palibelo. Pada waktu liburan seperti saat Aru Raja (Lebaran), pantai
Kalaki ramai sekali. Para pedagang jauh-jauh hari sudah mendirikan tenda-tenda
di pinggir jalan sepanjang pantai. Sebenarnya, pantai Kalaki tidaklah terlalu
bagus. Pasirnya bercampur lumpur sehingga kalau dilalui akan menjadi keruh. Di
samping itu terdapat banyak batu-batu yang cukup tajam jika diinjak, dan tentu
sangat tidak nyaman karena bisa menyandung. Pantai juga terlalu landai sehingga
untuk mendapatkan kedalaman yang cukup untuk berenang atau menyelam, pengunjung
harus masuk jauh ke dalam laut.
Jika air laut surut, pemandangan menjadi tidak sedap lagi karena
air menjadi sangat jauh ke dalam sementara daratan yang ditinggalkannya tampak
penuh batu yang berserakan. Pemda Kabupaten Bima yang menjadi “pemilik” pantai
Kalaki tampak sudah melakukan beberapa “pembangunan” di pantai tersebut, berupa
beberapa shelter yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk berteduh dan
duduk-duduk. Namun jumlahnya tentu tidak mencukupi saat pengunjung ramai
seperti ketika Aru Raja. Pengunjung akhirnya menggelar tikar dan berkelompok di
kebun orang di seberang pantai. Mereka umumnya mengadakan acara berbeque atau
“bakar-bakar” di tempat itu. Biasanya, yang dibakar adalah ayam dan ikan laut.
Pantai Kalaki, sekali lagi, menjadi pilihan masyarakat untuk piknik karena
tidak banyak pilihan yang lebih baik lagi. Pantai di teluk Waworada (sebelah
timur Karumbu) yang lebih indah dengan view pantai selatan sangat jauh dan
fasilitas jalan juga belum memadai. Dalam hal ini, Pemda Kabupaten Bima masih
harus berperan lagi dalam menata obyek wisata yang dibutuhkan oleh masyarakat
Lawata
Pantai Lawata adalah berupa sebuah “tonjolan” ke teluk Bima. Di
Lawata terdapat sebuah bukit kecil yang memiliki beberapa buah gua kecil.Lawata
memang sudah sejak dulu menjadi sebuah obyek wisata atau tempat piknik bagi masyarakat
Bima. Lawata terletak hampir di luar kota Bima Pantainya bukanlah tempat yang
bagus untuk bermain air, namun air (laut)nya bisa dibilang cukup jernih
walaupun kadang berlumpur dan banyak batu-batu yang berserakan. Karena
historinya, Lawata kemudian “dibangun”, dibuatkan banyak “cottage” yang
berderet di sepanjang pantainya. Setiap cottage memiliki bagian “dalam” yang
bisa digunakan untuk lesehan, bagian luar/depan yang bisa digunakan untuk
memandang ke arah laut/teluk, dan tempat berbeque di sebelah luar/belakang.
Tampaknya, setiap cottage cukup untuk sebuah keluarga atau rombongan yang lebih
dari 10 orang.
Tuesday, December 13, 2016
Keindahan Rahasia Tuban Jatim
Kabupaten Tuban adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur
yang terletak di Pantai Utara Jawa Timur. Kabupaten dengan jumlah penduduk
sekitar 1,2 juta jiwa ini terdiri dari 20 kecamatan dan beribukota di Kecamatan
Tuban. Kabupaten Tuban mempunyai letak yang strategis, yakni di perbatasan
Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan dilintasi oleh Jalan Nasional
Daendels di Pantai Utara. Pusat pemerintahan Kabupaten Tuban terletak 101 km
sebelah barat laut Surabaya, ibu kota provinsi Jawa Timur dan 215 km sebelah
timur Semarang, ibu kota provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, pada zaman
dahulu Tuban dijadikan pelabuhan utama Kerajaan Majapahit dan menjadi salah
satu pusat penyebaran Agama Islam oleh para Walisongo.
Tuban merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur. Selain
terkenal sebagai Bumi Wali, kota Tuban juga dikenal sebagai kota Seribu Goa
karena letaknya yang berada pada deretan pegunungan Kapur Utara. Jadi banyak
sekali tempat wisata Tuban meliputi wisata alam, religi, budaya, goa, pantai,
keluarga dan lainnya. Jika anda berencana wisata ke Tuban, berikut 15 tempat
wisata di Tuban yang menarik untuk dikunjungi.
1. Pantai Boom
Pantai Boom
Pantai Boom
Dulu Pantai Boom adalah bekas pelabuhan kuno pada masa
Majapahit. Untuk mencapai pantai Boom ini sangat mudah karena terletak di
sebelah utara alun-alun kota Tuban. Berbagai fasilitas juga sudah disediakan
bagi para pengunjung. Tidak jauh dari pintu gerbang masuk ada air tawar yang
mengalir terus-menerus. Konon katanya sumur tua ini adalah bekas peninggalan
Belanda namun ada juga yang mengatakan peninggalan wali. Di kawasan pantai juga
terdapat gazebo untuk bersantai sambil menikmati pemandangan sunrise atau
sunset.
2. Pantai Sowan
Pantai Sowan
Pantai Sowan
Pantai Sowan terkenal dngan pemandangannya yang indah dan
eksotis, dikelola oleh KPH Perhutani Tuban. Lokasinya berada di tepian jalan
pantura, Dsn. Sowan, Ds. Bogorejo, Kec. Banjar. Tempat wisata ini dikenal
dengan sebutan ‘Wana Wisata Sowan’. Di tepi pantai terdapat kawasan hutan yang
ditumbuhi berbagai pepohonan dan luasnya sekitar 32 hektar. Pohon - pohon
tersebut diantaranya seperti pohon klampis, trembesi, dan mahoni. Banyaknya
pohon di kawasan wisata ini membuat suasana pantai terasa lebih sejuk dan cocok
untuk tempat bersantai.
3. Pantai Cemara dan Wisata Mangrove
Pantai Cemara
Pantai Cemara
Seperti namanya, pantai yang tepiannya ditumbuhi pohon
cemara yang rindang dan berjajar rapi memberikan pesona dan daya tarik
tersendiri bagi para pengunjungnya. Disini Anda bisa menikmati indahnya
pemandangan pantai. Selain itu terdapat juga Mangrove Center yang tengah
dikelola oleh Bpk Ali Mansur.
Untuk mengunjungi lokasi wisata ini Anda dibebaskan dari
biaya tiket masuk, namun akan dikenakan biaya penggunaan air bersih dan listrik
saja. Tersedia berbagai failitas di sini seperti gazebo dan pondok yang dapat
digunakan untuk pertemuan atau bersantai. Pantai Cemara relatif dangkal,
ombaknya pun juga tidak begitu besar, sehingga aman untuk bermain air di area
pantai. Anda juga bisa berkemah disini. Benar-benar tempat wisata yang asyik
untuk menghabiskan waktu liburan Anda.
4. Pantai Remen
Pantai Remen
Pantai Remen
Banyak pantai di kab. Tuban yang menjadi destinasi menarik
untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Pantai Remen yang terletak di Ds. Remen,
Kec. Jenu. Pantai ini menyuguhkan pemandangan pantai yang begitu menakjubkan
dengan warna pasirnya yang putih cerah dan bersih. Disini Anda juga akan
menemukan sebuah danau besar dengan pohon cemara laut yang tumbuh berderet
seakan menyambut setiap kedatangan pengunjung.
Pantai yang pasir putih ini ternyata masih baru. Resmi
dibuka pada tanggal 22 Pebruari 2015, dikelola oleh pemerintah Ds. Remen.
Banyak sekali tenda-tenda para pedagang yang berjejer di sekitar pantai, meski
terlihat sederhana namun tetap menyenangkan dan nyaman karena tempatnya tertata
rapi dan bersih sebab pantai ini sangat menjaga kebersihannya, terbukti dengan
disiapkannya sejumlah tong sampah disepanjang pantai. Jadi kalau mampir kesini
jangan dikotori yaa..
5. Pantai Kelapa
Pantai Kelapa
Pantai Kelapa
Pantai Kelapa terletak di Panyuran, yakni sebelah timur kota
Tuban. Di sini Anda bisa melihat rimbunnya berbagai macam bentuk pohon kelapa
yang unik, karena pohon kelapa di sini tidak hanya berdiri tegak tetapi ada
juga yang tumbuh landai dan melengkung. Bahkan pengunjung bisa duduk atau
berdiri diatas pohon kelapa yang melingkung tersebut. Suasana di tempat ini
sangat sejuk ditambah pemandangannya yang sangat indah pula. Seringkali tempat
ini dijadikan untuk berkemah dan pelatihan segenap institusi di kota ini. Di
sini Anda juga akan menjumpai penduduk lokal yang bekerja sebagai nelayan
dengan berbagai aktifitasnya. Pantai Kelapa sangatlah indah dan masih sangat
alami. Tak heran lokasi pantai ini sering dijadikan tempat untuk berkemah.
6. Goa Ngerong
Goa ngerong
Goa Ngerong
Letak Goa Ngerong persis berada di kaki bukit pegunungan
Kapur, lebih tepatnya di Ds. Rengel, Kec. Rengel, Tuban. Akses menuju lokasi
Goa ngerong tidaklah sulit, kurang lebih sekitar 30 menit dari pusat kota Tuban
diakses menggunakan transportasi umum. Di dalam goa terdapat sungai yang
didalamnya ada ribuan ikan. Pengunjung bisa melihat-lihat ikan-ikan yang
berenang kesana kemari dan memberikan makan ikan-ikan dengan biji kapuk.
Layaknya sebuah magnet, tempat wisata yang satu ini memiliki
daya tarik yang luar biasa. Selimut misteri di sekelilingnya menarik banyak
orang ingin datang serta berpetualang menyusuri lorong-lorong panjang dan gelap
ditemani kelelawar yang bergelantungan di dindingnya.
7. Goa Akbar
Goa Akbar
Goa Akbar
Goa Akbar merupakan Goa indah yang masih alami dengan
beberapa sentuhan di dalamnya seperti
ikan-ikan mas dan kolam air tawar yang terpelihara dengan baik. Di depan
Goa tumbuh sebuah pohon yang namanya pohon Akbar, sehubungan dengan itu
sehingga goa ini diberi nama Goa Akbar. Goa Akbar adalah salah satu tempat
wisata Tuban yang paling ramai dikunjungi. Lokasinya berada di atas bukit yang
sulit dijangkau, berlokasi tepat di bawah pasar rakyat.
Masyarakat sekitar percaya bahwa dibeberapa ruang dalam goa
digunakan sebagai tempat bertapanya Sunan Kalijogo dan juga Sunan Bonang.
Disisi lainnya terdapat sebuah ruangan yang dapat digunakan pengunjung untuk
ibadah sholat. Bagian ini adalah lantai dasar goa yang dilapisi keramik putih
dan hitam yang maksudnya sebagai penanda barisan sholat.
Terdapat pula sebuah ruangan yang cukup luas, yang diberi
nama Paseban Wali, dulunya dipercaya bahwa pernah digunakan para walisongo
untuk berkumpul serta menyampaikan ajaran agama Islam. Stalaktit dan stalagmit
seakan yang menjadi hiasan ruanganseakan menambah indah tampilan dalam goa.
Ditambah dengan adanya beberapa batu besar yang ada di bagian depan ruang,
seakan menjadi podium bagi pembicara.
8. Goa Kancing
Goa Kancing
Goa Kancing
Tak seperti goa pada umumnya, Goa Kancing ini punya ciri
khas berupa lubang yang mirip seperti sumur dengan kedalaman sekitar 4 - 5
meter. Keunikan dari Goa Kancing juga terdapat pada dua tebing batu yang berada
tepat diatas mulut gua. Bagi anda pecinta selfie atau hunting foto, goa di
Tuban yang satu ini bisa menjadi tempat yang cocok.
9. Air Terjun Nglirip
Air Terjun Nglirip
Air Terjun Nglirip
Air terjun ini berlokasi di dusun Jojogan, Desa Mulyo Agung,
Kecamatan Singgahan, Tuban. Berjarak sekitar 37 km dari pusat kota Tuban. Air
terjun Nglirip merupakan salah satu destinasi populer di Tuban. Pemandangan
alam pegunungan dan air sungai biru tosca semakin menambah keindahan dari air
terjun Nglirip.
10. Air Terjun Lembah Bongok
Air Terjun Lembah Bongok
Air Terjun Lembah Bongok
Keberadaan air terjun Lembah Bongok memang belum banyak
diketahui wisatawan, namun keindahannya tidak kalah dari wisata alam Tuban
lainnya. Suasana di air terjun Lembah Bongok masih alami. Disini Anda bisa
menikmati sensasi mandi dibawah aliran air terjun atau juga bisa panjat tebing
untuk foto diatas air terjun. Jika Anda ingin berkunjung ke air terjun ini
datang saja ke Desa Jetak, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.
11. Pemandian Bektiharjo Tuban
Pemandian Bektiharjo Tuban
Pemandian Bektiharjo Tuban
Pemandian Bektiharjo di Tuban ini selain menjadi obyek
wisata juga berfungsi sebagai sumber air minum. Tempat ini cocok untuk rekreasi
bersama keluarga. Lokasinya berada di desa Bektiharjo, kecamatan Semanding,
kabupaten Tuban. Akses menuju pemandian ini tidak sulit karena bisa menggunakan
transportasi umum. Hal menarik di pemandian Bektiharjo salah satunya adalah
adanya kera-kera yang ada di sekitar kolam. Namun Anda jangan khawatir dengan
kera disini, karena mereka jinak.
12. Pemandian Air Panas Prataan
Pemandian Air Panas Prataan
Pemandian Air Panas Prataan
Konon sumber air panas alami di Tuban yang satu ini bisa
menyembuhkan berbagai penyakit seperti gatal dan lainnya. Selain menikmati
pemandian air panas yang suhunya mencapai 56 derajat Celsius, disini juga
disuguhkan pemandangan hutan yang alami.
Tak hanya pemandian saja yang bisa dinikmati, di area
belakang Pemandian Air Panas Prataan terdapat kebun binatang mini dan kawasan
untuk kemah. Pemandian Air Panas Prataan terletak di Desa Wuker Harjo,
Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban.
13. Museum Kambang Putih
Museum Kambang Putih
Museum Kambang Putih
Museum Kambang Putih banyak menyimpan warisan budaya seperti
benda yang ditemukan di Kabupaten Bojonegoro seperti koleksi wayang kulit dan
wayang golek yang menegaskan keragaman suku dan agama masyarakat Tuban, koleksi
uang pertama Indonesia, alat musik tradisional. koleksi fosil maupun
benda-benda purbakala dan lainnya. Museum ini satu-satunya museum yang ada di
kota Tuban. Museum Kambang Putih beralamat di Jln. Kartini, No. 03, Tuban, Jawa
Timur.
14. Kwan Sing Bio
Kwan Sing Bio
Kwan Sing Bio
Klenteng Kwan Sing Bio merupakan tempat ibadah Tri Dharma
yang megah dan menjadi salah satu ikon Tuban. Saat Imlek tiba, Klenteng ini
akan banyak dikunjungi karena akan ada berbagai pertunjukan seperti barongsai,
pertunjukan wayang titi, pesta kembang api hingga atraksi kung fu dan lainnya.
Klenteng beralamat di Jl. Raya R.E. Martadinata, Tuban.
15. Makam Sunan Bonang
Terkenal dengan julukan Kota Wali, tentunya ke Tuban anda
bisa berziarah ke makam salah satu Wali Songo yaitu Sunan Bonang. Makam Sunan
Bonang di Tuban ini ada di Desa Bonang.
Wednesday, December 7, 2016
Keindahan Pantai Ayah
Pantai Logending, 8 km Selatan Gua Jatijajar, ATAU 53 km
Dari kota Kabupaten Kebumen, tepatnya di Desa / Kecamatan Ayah, merupakan obyek
Wisata Pantai Yang memiliki Keindahan alam Sangat Menawan. Dari kondisinya,
Yang berada di ANTARA Laut Selatan DENGAN Kawasan Hutan jati Milik Perum
Perhutani KPH Kedu Selatan Penyanyi, merupakan Kombinasi ATAU perpaduan ANTARA
Pantai Dan hutan, seperti ITU Jarang kitd jumpai. Untuk review di jawa Tengah
mungkin Hanya ADA di kota Yang berslogan "BERIMAN" ini.
Pantai wisatanya Cukup Luas, apalagi sebelumnya Saat ini
Sudah Bebas pandangan, DENGAN dilarangnya mendirikan warung-warung di sentral
pandangan. Sehingga para wisatawan can LEBIH asyik Menikmati Pemandangan Yang
ADA Tanpa terganggu pandangan Yang Kurang sedap. Selain pantainya Yang Cukup
Lapang, para wisatawan also can Menikmati indahnya muara sungai Bodo, DENGAN
perahu-perahu pesiar Yang disediakan para Nelayan setempat. Mencari Google
Artikel perahu-perahu tradisional, maupun perahu tempel, Kita Bisa menelusuri muara
sungai Bodo Yang merupakan Pemisah ANTARA wilâyah Kabupaten Kebumen DENGAN
Kabupaten Cilacap. Selain pesawat sungai Bodo Yang Tenang, rimbunnya
pohon-pohon playau di tepian sungai, Serta lebatnya hutan jati Milik perhutani,
Menambah indahnya Pemandangan.
Terletak 8 Km Selatan Goa Jatijajar. ATAU 53 Km Dari Kota
Kabupaten Kebumen. Tepatnya di desa / kecamatan Ayah, Merupakan Obyek Wisata
Pantai Yang memiliki Keindahan alam Sangat Menawan. Dari kondisinya, Yang
berada di ANTARA Laut Selatan DENGAN Kawasan Hutan jati Milik Perum Perhutani
KPH Kedu Selatan Penyanyi, Merupakan Kombinasi ATAU perpaduan ANTARA Pantai Dan
Hutan, Seperti ITU Jarang kitd jumpai. Untuk review di Jawa Tengah mungkin
Hanya ADA di Kota Yang berslogan "BERIMAN" ini. Pantai wisatanya Cukup
Luas, apalagi sebelumnya Saat ini Sudah Bebas pandangan, DENGAN dilarangnya
mendirikan wwarung-warung di Sentral Pandangan. Sehingga para wisatawan can
LEBIH asyik Menikmati Pemandangan Yang Ada Tanpa Terganggu Pandangan Yang
Kurang Sedap. Selain Pantainya Yang Cukup Lapang, Para wisatawan also can
Menikmati indahnya Muara Sungai Bodo, Mencari Google Artikel perahu-perahu
pesiar Yang disediakan para Nelayan setempat. Mencari Google Artikel
perahu-perahu tradisional, maupun perahu tempel, Kita Bisa menelusuri Muara
Sungai Bodo Yang merupakan Pemisah ANTARA wilâyah Kabupaten Kebumen DENGAN
Kabupaten Cilacap. udara Selain Sungai Bodo Yang Tenang, rimbunnya pohon-pohon
Playau di tepian sungai. Serta lebatnya hutan jati Milik Perhutani, Menambah
indahnya Pemandangan. Pantai Logending ATAU Pantai Ayah Adalah shalat Satu
objek Wisata Pantai Yang berada di kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Obyek Wisata
Penyanyi Cukup Terkenal KARENA mamadukan ANTARA Wisata Hutan DENGAN Wisata
Bahari, Yaitu Hutan Wisata Logending Dan Pantai Ayah. Terletak kira - kira 11,5
km Ke Arah, Selatan Dari Goa Jatijajar ATAU 10 Menit DENGAN Kendaraan Pribadi.
Pantai Indah Ayah terletak di Desa Ayah Kecamatan Ayah. Pantai Ayah disebut
also Pantai Logending. Nama Logending berasal Dari kata Lo Dan Gending. Lo Nama
Sebuah pohon Yang kayunya can be diracik Menjadi alat musik Jawa Yang hearts
bahasa Jawa disebut Gending, keduanya digabungkan Menjadi kata Logending.
Terdapat Bumi Perkemahan Logending Dan Hutan Wisata. Daya tarik yang lain
Adalah Jembatan Diatas Sepanjang udara 554 m Yang memudahkan wisatawan Melihat
hal Langsung indahnya panorama alam Dan Pantai Logending Serta ADA Wisata
perahu kitd can be menaiki perahu ITU DENGAN membayar Rp 5000 perorangnya.
Untuk review Sampai ke Pantai Logending ATAU Pantai Ayah Penyanyi kitd can be
through jalan Yang Mudah ditempuh DENGAN through Jalur Selatan jurusan
Jogjakarta - Cilacap. Perahu Nelayan Perahu Nelayan Pantai Penyanyi can be
dikatakan terlengkap dibandingkan Pantai-Pantai lainnya. KARENA diapit Oleh doa
Pegunungan Yang MEMBUAT Pemandangan Menjadi Begitu Indah, Pantai Penyanyi also
Menjadi Lahan para Nelayan untuk review menunjang Kehidupan rutinnya
Sehari-hari. Tiap hari Puluhan perahu berjejer di Pantai ITU, Tanpa terkecuali
perahu-perahu Nelayan Yang Siap untuk review melaut Kapan Saja. Pemandangan
seperti Penyanyi merupakan Ciri Khas Dan Spesifik Pantai Nelayan. Di Pantai
Penyanyi, also Terdapat Tempat Pelelangan ikan Dan penangkaran ubur-ubur. Namun
keindahannya Tetap Saja TIDAK Hilang walaupun daerah adalah Penyanyi PERNAH
merasakan Kwantitas gabungan Gempa bumi walaupun TIDAK berdampak Tsunami, Yaitu
gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala richter Yang pusatnya di 142 Kilometer barat
Daya Tasikmalaya, Jawa Barat. Kwantitas gabungan Gempanya can be Dirasakan Oleh
'masyarakat di Kebumen terutama para Nelayan di Kawasan Pantai. Di Tempat
Penyanyi selain kitd can be Menikmati Pantai kitd also can be menyaksikan
matahari Tenggelam Yang mengagumkan. Hari ini kesepakatan $ 50 Off:
https://goo.gl/efW8Ef
Hari ini kesepakatan $ 50 Off: https://goo.gl/efW8Ef
Friday, December 2, 2016
Wisata Labirin Kota Malang
Travel labirin rumit adalah jalan jangka berliku dan
memiliki banyak persimpangan juga memiliki banyak jalan buntu. labirin biasanya
dapat digunakan sebagai permainan di atas kertas. Tapi, untuk labirin yang
dapat dirasakan langsung biasanya menggunakan pohon tinggi. Pada hari-hari tua
yang digunakan untuk menempatkan labirin membatasi Minotaur, Yunani mitos.
Sekarang, labirin bertema alam juga telah tersedia di
Malang, tepatnya di Kota Batu, Pujon, Jawa Timur. labirin ini terletak di dekat
coban rondo, memang perjalanan Malang labirin ini adalah lokasi kerja coban
rondo. labirin wisata tidak hanya ada di Coban Rondo Malang, tetapi juga
tersedia di kota Ngawi, Pelaihari Kalimantan Selatan, dan Bandung.
Penerimaan naik Labyrinth
Jika Anda bermain di taman atau pergi dalam labirin ini,
tentu saja, lebih baik dengan teman-teman. Batu Malang adalah kota wisata yang
banyak tema alam. Kota ini dikelilingi oleh empat gunung ada keraguan jika Anda
memiliki banyak atraksi alam yang indah dan menkajubkan. Tempat wisata Coban
Rondo adalah salah satu destinasi wisata dalam bentuk air terjun terbaik yang
dimiliki oleh kota Pujon Batu, Malang.
Coban Rondo Air terjun adalah satu dari beberapa tumpukan
mencoba. Dari tumpukan atau tingkat yang ada di daerah Coban rondo adalah
manten Coban, Coban Dudo yang membentuk air terjun yang mengalir. Di antara
semua tingkat Coban, cobalah rondo adalah tempat wisata paling terkenal di
malang. selain akses yang mudah, coban rondo juga memiliki wilayah yang sangat
besar.
Batu labirin Coban Rondo
Coban rondo tentuya akan lebih menarik untuk perjalanan
labirin mereka. labirin adalah tur baru yang diciptakan pada tahun 2014. Jadi
Anda bisa mengatakan sangat baru dan menarik untuk menjadi tujuan wisata
terbaik di Batu Malang, Jawa Timur.
Harga Tiket Wisata Labirin Coban Rondo Terbaru 2016. Bila
Andari sedang berkujung Ke Kota Wisata Batu Andari biasanya akan mengunjungi
Beragam Tempat wisata, shalat Satu Yang Paling baru Adalah Labirin Yang
terletak di Coban Rondo. Wahana Wisata Penyanyi terletak di jalan Coban Rondo,
Pandesari Kecamatan Batu Malang di Jawa Timur. Mencari Google Artikel suasana
Yang sejuk Dan Nyaman, pastinya Andari bakalan Suka DENGAN Labirin unik
Penyanyi yang.
Selain wahana Wisata Coban Rondo Yang gemericik, Andari also
akan di buat kebingunan untuk review Sampai di Pusat Labirin, Yaitu Suatu Ruang
di Tengah Labirin Yang di Tandai DENGAN KOLAM pesawat mancur Serta beberapa
buah kusi Duduk untuk review melepas kepenatan Andari Penghasilan kena pajak
berputar putar di wahana Labirin. Ada also Yang MASUK di Labirin bertanya PADA
Teman temannya Yang berada di Luar rabirin agar can be menemukan jalan Ke Pusat
Labirin Dan Keluar.
Jadi pagar asik Bila Andari mengunjungi Labirin Coban Rondo
Bersama DENGAN Keluarga Dan Teman Teman Andari, agar suasana Menjadi LEBIH
menarik, selain ITU Andari also can be mengambil foto untuk review di abadikan
Bersama DENGAN Seluruh ANGGOTA Keluarga Andari. Selain ITU Bila Andari
berkunujng Ke Labirin Coban Rondo Andari also can be beristirahat Sambil
Menikmati beberapa MAKANAN Khas Dari kota Wisata Batu Yang Hangat also Sangat
enak untuk review di nikmati.
Untuk review mengunjungi Wahana Labirin coban Rondo also
Sangat Terjangkau. Harga Tiketnya also Terjangkau:
Untuk review wisatawan Domestik - Harga Rp. 15.000
Untuk review wisatawan Mancanegara - Harga Rp. 25.000
Wahana Labirin Coban Rondo buka SETIAP hari Mulai Pukul
09.00 wib - 17.00
Sunday, November 27, 2016
Keistimewaan Tari Pendet
Tari Pendet - Bali memiliki Daya tarik Yang Bukan Hanya Dari
Wisata alamnya, melainkan also Daya tarik Dari ragam budayanya Yang unik Dan
eksotik. Banyak kesenian-kesenian di Bali Yang has mendunia sehingga tak
Sedikit orangutan terkagum-Kagum Melihat hal karya seni tersebut.
Salah Satunya Adalah SEBUAH karya seni tari Yang merupakan
Ciri Khas Dari SETIAP Kebudayaan. Seni Tari di SETIAP Suka ATAU daerah adalah
pastinya memiliki Gerakan Yang BERBEDA-beda Sesuai DENGAN budaya Yang mereka
Miliki. Di Bali Sendiri Terdapat Banyak Sekali JENIS Tarian Yang memiliki
Gerakan Yang BERBEDA-beda seperti tari rejang, pendet, baris, cendrawasih Dan
Yang lainnya.
Ciri Khas Yang dimiliki tari bali Adalah Gerakan bola mata
Yang melirik Ke kiri Dan Ke Kanan Yang disebut DENGAN nyeledet. Disetiap tari
bali Pasti ditemukan Gerakan nyeledet Penyanyi Baik Oleh penari pria maupun
wanita.
Nah Kali Penyanyi, Saya akan menjelaskan TENTANG tari pendet
Yang Sering kitd Lihat di Acara-Acara Pertemuan gede. SEBELUM ITU, kitd Perlu
tau bagaimana Sejarah Dari tari pendet ITU Sendiri. sejarahnya Berikut:
Sejarah Tari Pendet
Tari Pendet
Seperti Yang dikutip Dari ISI Denpasar, Lahirnya tari pendet
berawal dari ritual sakral Odalan di pura Yang disebut DENGAN mamendet ATAU
mendet. Mendet dimulai detelah Pendeta mengumandangkan mantra Dan Penghasilan
kena pajak pementasan topeng Sidakarya. Tari Penyanyi dipentaskan Beroperasi
berpasangan ATAU Beroperasi masal DENGAN membawa perlengkapan sesajen Dan
bunga.
Pendet disepakati lahir PADA Tahun 1950. Tarian Pendet
Penyanyi Masih Tetap mangandung aura sakral-religius meskipun dipentaskan di
SEBUAH Acara non-keagamaan. PADA TAHUN 1961, I Wayan Beratha memodifikasi Tari
Pendet Hingga Menjadi Tari Pendet Yang Sering kitd saksikan Sekarang. Beliau also
Menambah penari Pendet Menjadi 5 orangutan.
Setahun kemudian, 1962 I Wayan Beratha Dan kawan-kawan
menyajikan Tarian Pendet Masal Yang ditarikan Oleh 800 orangutan penari untuk
review ditampilkan di Jakarta hearts Acara Pembukaan Asian Games.
Kemudian PADA Tahun 1967, Koreografer Tari Pendet modern I
Wayan Rindi mengajarkan Dan melestarikan Tarian pendet ditunjukan kepada
penerusnya Generasi-Generasi, selain Pendet, beliau also mengajarkan Dan
melestarikan tari bali lainnya ditunjukan kepada keluarganya maupun Lingkungan
PENGOPERASIAN keluarganya.
TENTANG Tari Pendet
Tari pendet menceritakan tetang dewi-dewi kahyangan Yang
turun-Ke Bumi. Biasanya Taro Pendet Penyanyi dibawakan Beroperasi berkelompok
ATAU berpasangan Oleh remaja putri.
Para penari Pendet berbusana layaknya penari Upacara
keagamaan. Masing-masing penari akan membawa sesaji Berupa sangku / bokor
(Wadah Yang didalamnya Terdapat bunga warna-warni) Yang Nantinya diakhir Tarian
akan di taburkan Ke Tamu undangan sebagai SEBUAH simbol penyambutan.
Fungsi Tari Pendet
Tari wali, Sering also disebut tari bali, merupakan Kelompok
Tari-Tarian Yang memiliki fungsi fungsi sebagai pengiring Pelaksanaan Upacara.
Jadi Tarian Penyanyi Adalah Tarian Yang sakral Dan wajib ADA hearts Upacara
keagamaan Yang bersifat gede. Contohnya Adalah Tari Rejang, Tari Sanghyang,
Tari Baris Gede Dan Yang lainnya.Di Bali, Seni Tari tradisional di bali Menjadi
3 fungsi fungsi Yang BERBEDA yakni tari wali. tari bebali Dan tari
balih-balihan. Perbedaan Diantara ketiganya yakni:
Tari Bebali, Adalah tari Yang memiliki fungsi fungsi sebagai
penunjang jalnnya Upacara. Jadi Tarian ini tidak wajib ADA hearts SEBUAH
Upacara. Contohnya Adalah: Tari Cendrawasih, Tari Belibis Dan Lain-lain.
Tari Balih-balihan, merupakan Tari Tradisional Yang memiliki
fungsi fungsi sebagai Hiburan ATAU tontonan. Tarian Penyanyi biasanya
dipentaskan di SEBUAH Acara-Acara non keagamaan. Contohnya Adalah Tari Janger,
Joged Dan Lain-lain.
Kembali Ke topik, Tari Pendet MASUK kedalam Kelompok Tari
mana?
Tari Pendet mempunyai 2 fungsi fungsi Yaitu sebagai Tari
Wali Dan also Tari Balih-balihan. KARENA Memang Tarian Pendet Sering
difungsikan sebagai Tarian pengiring Upacara Keagamaan. Namun seiiring
Perkembangan zaman, Tarian Pendet Lebih, Sering Lagi di pentaskan hearts
Acara-Acara gede yakni sebagai tari penyambutan Tamu-Tamu Penting hearts SEBUAH
Acara.
Meskipun Begitu, Tarian Pendet TIDAK Kehilangan
kesakralannya Dan Tetap mengandung aura religius Yang Tinggi. Tarian Penyanyi
Menjadi SEBUAH warisan Kebudayaan Yang Patut kitd jaga Dan kitd lestarikan agar
Nantinya TIDAK ADA Negara berbaring Yang mengakuisisikan Tarian Pendet sebagai
warisan budaya mereka.
Dalam Tari Pendet Terdapat doa JENIS tari. Yaitu Tari Pendet
sakral Dan Tari Pendet Penyambutan. Tari Pendet sakral biasanya dibawakan
Beroperasi berkelompok ATAU berpasangan Oleh para putri. Para penari Pendet
berdandan sama seperti penari Upacara keagamaan Yang sakral lainnya, DENGAN
memakai pakaian Upacara, masing-masing penari membawa perlengkapan sesajian Persembahan
seperti sangku (Wadah udara suci), Kendi, cawan, Dan Yang lainnya. Beroperasi
tari Selanjutnya Adalah JENIS Tari Pendet Penyambutan Yang PADA Tahun 1950-an,
ketika Soekarno Dan Tamu gatra mengunjungi Bali, Muncul Kebiasaan menyambut
mereka di Lapangan Udara DENGAN Acara Tarian Pendet gede-besaran. Lalu,
Pimpinan Hotel Bali Pantai mengambil Keputusan untuk review Membuka Acara Tari
Legong DENGAN Pendet, sebagai Sambutan untuk review Tamu-tamunya. Namun PADA
Waktu ITU also Instansi-Instansi agama Hindu bereaksi keras, KARENA mereka
Memandang HAL ITU sebagai PENCEMARAN, Oleh KARENA wisatawan-wisatawan Nampak
disetarakan DENGAN para dewa. Sehingga PADA Tahun 1970-an, Seorang maestro Yang
Bernama I Wayan Beratha meminta Izin ditunjukan kepada Instansi agama Hindu ITU
untuk review creates Suatu kreasi baru Yang diilhami Oleh Pendet, tetapi hearts
hd Kebyar. Which are dikenal sebagai Panyembrama, Yaitu Acara penyambutan Tamu
hearts bahasa Kawi ATAU 'Tarian Selamat Datang', Dan Tarian baru ITU kini Sudah
menggantikan Tarian ritual lama sebagai Pembukaan Pertunjukan Pariwisata. Ciri
Khas tari Penyanyi ADA PADA Bagian Akhir Tarian, Yaitu para penari menaburkan
bunga-bunga Yang mereka bawa Ke Arah, Penonton ATAU Tamu Yang disambut, sebagai
ucapan selamat Datang. Beroperasi Sales manager, Gerakan Tari Pendet Penyanyi
Banyak using gerak mata Yang disebut seledet, gerak serbi, gerak kepala, gerak
bahu, Dan gerak kesemek. Salah Satu SIKAP Menari disebut agem, Yaitu SIKAP
kedua kesemek merengkuh PADA POSISI renggang DENGAN serbi ditekuk. Tari pendet
Sempat Menjadi SOROTAN Media Indonesia KARENA Tampil Program hearts Televisi
Enigmatic Malaysia Discovery Channel. * Menurut Pemerintah Malaysia, mereka
TIDAK bertanggung jawab differences iklan tersebut KARENA Dibuat Oleh Discovery
Channel Singapura, kemudian Penemuan TV melayangkan surat permohonan maaf
ditunjukan kepada kedua gatra, Dan menyatakan bahwa Jaringan Televisi ITU
bertanggung jawab Penuh differences penayangan iklan Program tersebut. Meskipun
demikian, Insiden penayangan Program hearts Pendet Televisi Mengenai Malaysia
Penyanyi Sempat memicu aksi Anti-Malaysia di Indonesia
Thursday, November 24, 2016
Keindahan Tari Jaipong
Sejarah Kebudayaan Tari Jaipong - Tari Jaipong Adalah seni
tari Yang lahir Dari Kreativitas Seorang Seniman asal Bandung, Gugum Gumbira.
Beliau terinspirasi PADA kesenian rakyat Yang shalat Satunya Adalah Ketuk Tilu
menjadikannya mengetahui Dan Mengenal betul Perbendaharan Pola-Pola gerak tari
Tradisi Yang ADA PADA Kliningan ATAU Bajidoran ATAU Ketuk Tilu. Sehingga
besarbesaran can be mengembangkan Tarian ATAU kesenian Yang kini di kenal
DENGAN nāma Jaipongan.
Sejarah Tari Jaipong
Karya Jaipongan Pertama Yang Mulai dikenal Oleh society
Adalah tari "Daun Pulus Keser Bojong" dan "Rendeng Bojong"
Yang keduanya merupakan JENIS tari putri Dan tari berpasangan (putra Dan
putri). Awal kemunculan Tarian tersebut Semula dianggap sebagai Gerakan Yang
erotis Dan vulgar, namun Semakin lama tari Penyanyi Semakin populer Dan Mulai
MENINGKAT Frekuensi pertunjukkannya Baik di Media Televisi, hajatan, maupun
Perayaan-Perayaan Yang disenggelarakan Oleh Pemerintah ATAU Oleh parties
Swasta.
Perkembangan Tari Jaipong
Dari tari Jaipong Penyanyi Mulai lahir beberapa penari
Jaipongan Yang handal seperti Tati Saleh, Yeti Mamat, Eli Somali, Dan Pepen
Dedi Kirniadi. Kehadiran tari Jaipongan memberikan kontribusi Yang Cukup gede
Terhadap para pencinta seni tari untuk review LEBIH Aktif Lagi menggali JENIS
rakyat Tarian Yang sebelumnya Kurang di perhatikan. Mencari Google Artikel
munculnya tari Jaipongan Penyanyi Mulai Banyak Yang MEMBUAT kursus-Kursus tari
Jaipongan, Dan Banyak dimanfaatkan Oleh para Pengusaha untuk review pemikat Tamu
undangan.
Di Subang Jaipongan hd "Kaleran" memiliki Ciri
Khas yakni keceriaan, erotis, humoris, semangat, spontanitas, Dan
kesederhanaan. Hal ITU tercermin hearts Pola penyajian tari PADA
pertunjukannya, ADA Yang diberi Pola (Ibing Pola) seperti PADA seni Jaipongan
Yang ADA di Bandung, also ADA pula Tarian Yang TIDAK dipola (Ibing Saka), such
as inviting participation PADA seni Jaipongan Subang Dan Karawang. Istilah
Penyanyi can be kitd temui PADA Jaipongan hd kaleran, terutama di daerah adalah
Subang.
Tari Jaipongan PADA Saat Penyanyi can disebut sebagai shalat
Satu Tarian Khas Jawa Barat, terlihat PADA Acara-Acara Penting Kedatangan
Tamu-Tamu Dari Negara Asing Yang Datang Ke Jawa Barat, Selalu di Sambut DENGAN
pertunjukkan tari Jaipongan. Tari Jaipongan Penyanyi Banyak mempengaruhi PADA
kesenian-kesenian lainnya Yang ADA di Jawa Barat, baik PADA seni pertunjukkan
wayang, degung, genjring Dan lainnya Yang bahkan has dikolaborasikan DENGAN
Dangdut modern Oleh Pak Nur Dan Leni Hingga Menjadi kesenian Pong-Dut.
Bentuk Penyajian Dan Ciri Khas
Ciri Khas Jaipongan hd kaleran, yakni keceriaan, erotis,
humoris, semangat, spontanitas Dan kesederhanaan (Alami / apa adanya). Hal ITU
tercermin hearts Pola penyajian taksi PADA pertunjukkannya, ADA Yang diberi
Pola (Ibing Pola) seperti PADA seni Jaipongan Yang ADA di Bandung, also ADA
Tarian Yang TIDAK dipola (Ibing Saka), such as inviting participation PADA Seni
Jaipongan Subang Dan Karawang. Istilah Penyanyi can be kitd temui PADA
Jaipongan hd Kaleran, terutama di daerah adalah Subang. Dalam penyajiannya,
Jaipongan hd kaleran Penyanyi sebagai berikut: 1) Tatalu; 2) Kembang Gadung 3)
Buah Kawung Gopar; 4) Tari Pembukaan (Ibing Pola), biasanya dibawakan Oleh
penari tunggal ATAU Sinde Tatandakan (Seorang Sinden tetapi TIDAK menyanyi
melainkan menarikan lagu sinden / juru kawih); 5) Jeblokan Dan Jabanan,
merupakan Bagian pertunjukkan ketika para Penonton (Bajidor) sawer Uang
(Jabanan) Sambil salam candi. Istilah Jeblokan diartikan sebagai Pasangan Yang
Menetap ANTARA sinden Dan Penonton (Bajidor).
Perkembangan Selanjutnya Dari Jaipongan Terjadi PADA Tahun
1980-1990-an, Dimana Gugum Gumbira creates tari lainnya seperti Toka-toka,
Setra Sari, Sonteng, Pencug, Kuntul Man gut, Iring-menembak Daun Puring,
Rawayan Dan Tari Kawung Anten. Dari taritarian tersebut Muncul beberapa penari
Jaipongan Yang handal ANTARA berbaring Iceu Effendi, Yumiati Mandiri, Miming
Mintarsih, Nani, Erna, Mira Tejaningrum, Ine Dinar, Ega, Nuni, Cepi, Agah, Aa
Suryabrata Dan Asep Safaat.
Kostum tari Jaipong
Kostum Jaipong terdiri dari dua bagian yaitu
bawahab dab atasan. Pada kostum tari sunda ini memakai kebaya. Kebaya
warna-wrna cerah cocok untuk gerakan jaipong yang dinamis dan energik. Kebaya
yang dipilih harus dari kain katun, karena lebih nyaman dipakai . Jangan pakai
kain brokat karena akan mengganggu gerakan [penari.
Sedangkan pada bawahan , menggunakan kain
/jarit batik motig Cirebonan. Terkadang untuk Jaipong modern, penari
menggunakan celana legging dan dipadukan dengan jarit. kostum ini dipengaruhi
oleh tiga unsure yakni sunda pada motif batik, betawi pada kebaya dan tionghoa
pada corak sanggul.
Pada rambut dihias dengan sanggul ukuran
sedang, pada sanggul boleh dihiasi dengan hiasan berupa bunga, kembang pantul.
Monday, November 21, 2016
Kisah Legenda Cinderalass
Raden Putra adalah raja Kerajaan Jenggala. Ia
didampingi seorang permaisuri yang baik hati dan seorang selir yang cantik
jelita. Tetapi, selir Raja Raden Putra memiliki sifat iri dan dengki terhadap
sang permaisuri. Ia merencanakan suatu yang buruk kepada permaisuri.
“Seharusnya, akulah yang menjadi permaisuri. Aku harus mencari akal untuk
menyingkirkan permaisuri,” pikirnya.
Raden Putra, Raja Jenggala,
mempunyai dua orang istri. Keduanya adalah permaisuri dan selir. Selain cantik
wajahnya, Sang Permaisuri juga baik budi pekertinya. Sang Selir juga sangat
cantik wajahnya. Namun berbeda dengan permaisuri, sang selir buruk kelakuannya.
Dia sangat iri dengan permaisuri.
Dia merencanakan untuk menyingkirkan sang permaisuri dari istana kerajaan, agar
perhatian dan kasih sayang Raden Putra semata-mata hanya untuknya.
Sang selir bekerja sama dengan
tabib istana untuk mewujudkan rencana jahatnya. Dia berpura-pura sakit. Ketika
Raden Putra bertanya kepada tabib istana perihal penyebab sakitnya sang selir,
tabib istana mengatakan bahwa sakit yang di derita sang selir disebabkan oleh
racun.” Racun itu dibubuhkan pada minuman yang diberikan untuk Selir.” Kata
Tabib istana.
“Siapa yang tega memberikan
minuman beracun untuk selir ku? Tanya Raden Putra.
“Permaisuri Paduka sendirilah
yang melakukannya.” Jawab sang Selir.” Tampaknya Permaisuri iri hati pada hamba
hingga bermaksud membunuh hamba, agar kasih sayang paduka dan kekuasaan
kerajaan jatuh ketangannya.”
Mendengar hasutan dari Selir nya
Raden Putra sangat murka. Tanpa berpikir panjang Raden Putra mengusir sang
permaisuri dari istana kerajaan, bahkan dia memerintahkan patih kerajaan untuk
membunuh permaisuri di hutan.
Sang Permaisuri yang tengah
mengandung itu terpaksa menerima perlakuan tidak adil dan jahat yang ditimpakan
kepadanya. Walaupun, dia sama sekali tidak melakukan seluruh sangkaan yang
ditimpakan kepadanya.
Patih kerajaan Jenggala merupakan
orang yang bijaksana, dia merasa jika sang permaisuri tidak bersalah.
Menurutnya, sang permaisuri yang baik hati tersebut mustahil meracuni selir.
Dia yakin jika sang permaisuri telah terkena fitnah keji dari selir. Oleh
karena itu dia tidak membunuhsang permaisuri melainkan membuatkan gubuk
ditengah hutan untuk permaisuri tinggal.
Patih jenggala kemudian menangkap
kelinci dan menyembelih kelinci itu dengan keris pusaka miliknya, kemudian
darah si kelinci dibasuhnya pada selendang milik permaisuri. Katanya kepada
sang permaisuri.” Hamba akan menghadap Raden Putra dengan membawa selendang
paduka serta keris yang berlumur darah ini. Selendang dan keris ini akan hamba
jadikan bukti bahwa hamba telah melaksanakan tugas dari Raden Putra.”
“Terima kasih, Paman Patih.” Ujar
sang Permaisuri.
Sepeninggalan Patih kerajaan
Jenggala, Sang permaisuri hidup sendirian di dalam hutan belantara. Seiring
berjalannya waktu, kian membesar kandungannya. Dia pun melahirkan sendirian
didalam hutan belantara itu. Bayi yang lahir laki-laki dan diberi nama
Cindelaras.
ayam jago cindelaras tumbuh
menjadi ayam jago yang kuat seperti rajawali
ayam jago cindelaras tumbuh
menjadi ayam jago yang kuat seperti rajawali
Cindelaras tumbuh menjadi anak
lelaki yang kuat tubuhnya dan tampan wajahnya. Sejak kecil ibunya yang memiliki
pengetahuan tinggi karena merupakan permaisuri raja, mengajarkannya tentang
berbagai ilmu pengetahuan dan budi pekerti. Selain itu Cindelaras sejak kecil
bergaul dengan aneka hewan yang berada di hutan belantara tersebut. Hewan-hewan
itu senang berada bersama dengan Cindelaras dan mereka menuruti setiap perintah
dari Cindelaras.
Pada suatu hari ketika Cindelaras
tengah bermain, seekor burung rajawali menjatuhkan sebutir telur di dekat
Cindelaras. Cindelaras lantas mengeramkan telur rajawali itu pada ayam hutan
betina yang menjadi sahabatnya. Tiga minggu kemudian telur itu menetas menjadi
ayam namun memiliki mata tajam dan perawakan yang kuat seperti rajawali.
Cindelaras merawat ayam itu
dengan baik hingga menjadi ayam jago yang hebat dan kuat. Tubuh ayam itu
terlihat kuat lagi kekar, paruhnya kokoh dan runcing seperti paruh burung
rajawali. Kedua kakinya kekar berotot dan memiliki kuku yang runcing tajam
seperti kuku rajawali. Suara kokoknya terdengar aneh dan mengherankan.”
Kukuruyuk ... Tuanku Cindelaras, rumahnya di tengah hutan belantara, atapnya
daun kelapa, ayahnya raden putra raja jenggala.”
Awalnya Cindelaras sangat heran
mendengar kokok ayam jantannya yang aneh. Dia lantas bertanya kepada ibunya
perihal kokok ayamnya yang unik. Permaisuri pun menjelaskan siapa sebenarnya
mereka. Cindelaras kini tahu bahwa dia merupakan darah daging Raden Putra yang
merupakan raja Jenggala. Dia juga tahu penyebab ibu dan dirinya diusir dari
istana raja. Dalam hatinya muncul niat Cindelaras untuk membuka keburukan selir
yang merupakan ibu tirinya.
Cindelaras menghadap raja raden putra
Cindelaras menghadap raja raden
putra
Dengan izin dan restu ibunya
Cindelaras berangkat menuju istana kerajaan Jenggala. Ayam jago kesayangannya
dibawanya pula. Dalam perjalanannya, Cinderalas bertemu dengan orang-orang yang
sedang mengadu ayam atau lebih dikenal dengan sabung ayam. Ketika mereka
melihat Cindelaras membawa ayam jago, mereka pun menantang untuk mengadu.
“Aku tidak mempunyai taruhan.”
Ucap Cindelaras.
“Taruhanmu adalah dirimu,” jawab
salah seorang penyabung.” Jika ayam jagomu kalah engkau harus bekerja dan
mengabdi kepadaku tanpa mendapatkan upah. Sedangkan jika jagomu menang maka aku
akan memberikan uang emas ini untukmu.” Si penyabung mengacungkan kantong kain
yang berisi uang emas.
Cindelaras awalnya ragu namun
ayam jagonya terus meronta-ronta seperti memintanya untuk menerima tantangan
itu. Cindelaras akhirnya setuju.
Kedua ayam jago lantas di adu.
Hanya dalam beberapa gebrakan saja ayam jago Cindelaras telah dapat mengalahkan
musuh-musuhnya. Ayam-ayam jago lainnya yang diadu dengan ayam jago milik
Cindelaras pun bertumbangan. Rata-rata mereka hanya sanggup beberapa gebrakan
saja sebelum akhirnya terkeok-keok melarikan diri.
Cindelaras sangat banyak
mendapatkan uang dan juga perhiasan karena kemenangan ayam jagonya itu. Para
penyabung ayam benar-benar terperangah mendapati keperkasaan ayam jago
Cindelaras. Berita perihal kehebatan ayam jago Cindelaras pun segera menyebar.
Banyak penyabung dari berbagai daerah menemui Cindelaras untuk mengadu ayam.
Namun ayam jago Cindelaras benar-benar luar biasa, semua bisa dikalahkan dalam
beberapa gebrakan pertarungan saja.
ayam raden putra terkeok-keok
melarikan diri dari ayam cinde laras
ayam raden putra terkeok-keok
melarikan diri dari ayam cinde laras
“Tampaknya hanya ayam jago milik
Gusti Prabu Raden Putra saja yang dapat menandingi ayam jago milik anak ini.”
Kata salah seorang penyabung.” Sama halnya dengan ayam jago milik anak ini,
ayam jago milik gusti prabupun tidak pernah terkalahkan. Pertarungan kedua ayam
ini pasti sangat seru.”
Raden Putra akhirnya mendengar
kehebatan ayam jago milik Cindelaras. Sang raja sangat penasaran dengan berita
yang akhir-akhir ini didengarnya. Dia benar-benar ingin mencoba mengadukan ayam
jago miliknya dengan ayam jago milik Cindelaras yang konon katanya tidak pernah
terkalahkan. Untuk mewujudkan keinginannya itu, dia meminta prajurit istana
mencari dan memanggil Cindelaras.
Cindelaras datang dan langsung
menghadap Raden Putra. Meski dia mengetahui sosok dihadapannya adalah ayah
kandungnya, namun Cindelaras bersikap seperti rakyat biasa menghadap Raja. Dia
duduk bersila setelah menghaturkan sembah. Ayam jagonya ikut bersila disampingnya.
Sangat mengherankan, selama Cindelaras menghadap Prabu Raden Putra, ayam jago
itu tidak berkokok sedikitpun.
“ Namamu Cindelaras?” Tanya Prabu
Raden Putra.
“ Benar, gusti prabu.”
“ Kudengar engkau memiliki ayam
jago yang hebat. Apakah engkau berani mengadu ayam jagomu dengan ayam jago
milikku?”
“Hamba siap, Gusti Prabu.”
“ Apa taruhanmu?”
Cindelaras sejenak berpikir
sebelum akhirnya memberikan jawabannya.” Hamba hanya memiliki selembar nyawa.
Jika ayam jago hamba kalah, maka hamba serahkan nyawa hamba kepada Gusti Prabu.
Namun jika ayam jago hamba menang, maka hamba meminta separuh dari kerajaan
Jenggala.”
“ Baik.” Raden Putra menyatakan
kesediannya.” Bersiap-siaplah untuk menyerahkan nyawamu. Lehermu akan dipenggal
algojo kerajaan setelah ayam jagomu kalah.”
Alun-alun istana segera disiapkan
untuk menjadi arena pertarungan dua jago milik Cindelaras dan Raden Putra.
Berduyun-duyun orang datang ke alun-alun untuk menyaksikan peristiwa yang
sangat langka itu. Beberapa petaruh juga turut meramaikan acara itu, sebagian
menjagokan ayam milik Cindelaras dan sebagian lagi menjagokan ayam milik Raden
Putra.
Ketika telah dihadapkan, jago
milik Cindelaras kalah besar dan kalah kekar jika dibandingkan dengan jago
milik Raden Putra. Namun jago Cindelaras tidak menunjukan ketakutannya, bahkan
sepertinya sudah tidak sabar ingin bertarung. Maka dengan iringan sorak sorai
penonton, kedua ayam jago itupun memulai pertarungannya.
Semangat bertarung ayam jago
Cindelaras sangat besar. Tendangan kaki dan patukan paruhnya begitu kuat
bertenaga hingga ayam jago milik Raden Putra terlihat kewalahan. Ayam jago
milik Cindelaras juga sangat cerdik lagi piawai dalam menghindari
serangan-serangan dari ayam jago milik Raden Putra. Pertarungan berlangsung
cukup lama, namun semakin lama terlihat bahwa ayam jago milik Cindelaras makin
menguasai keadaan. Beberapa saat kemudian ayam jago milik Raden Putra tidak
mampu lagi menahan serangan-serangan dari ayam jago Cindelaras. Dia
berkeok-keok melarikan diri dari arena pertarungan tanda menyerah kalah.
Sebagian penonton yang menjagokan ayam jago Cindelaras bersorak sorai gembira.
Raden Putra sangat terkejut
melihat ayam jago kesayangannya terseok-seok kabur dari medan pertarungan.
Janji taruhan yaitu membagi separuh wilayah kekuasaannya untuk Cindelaras
dipenuhinya.
Setelah pertarungan selesai dan
Raden Putra berkata bahwa sebagian wilayah kerajaan Jenggala kini milik
Cindelaras, tiba-tiba ayam jago milik Cindelaras berkokok keras..” Kukuruyuk
... Tuanku Cindelaras, rumahnya di tengah hutan belantara, atapnya daun kelapa,
ayahnya raden putra raja jenggala.”
Raden Putra sangat terkejut
mendengar kokok ayam Cindelaras yang aneh. Diperhatikannya baik-baik Cindelaras
yang tetap berdiri dengan sikap hormat dan gagah.” Cindelaras benarkah apa yang
dikatakan ayam jagomu itu.” Tanya Raden Putra.
“ Benar gusti prabu. Hamba adalah
putra gusti prabu, ibu hamba adalah permaisuri gusti prabu yang saat ini
tinggal di hutan.”
Raden Putra terlihat bingung.
Menurutnya permaisurinya telah meninggal dunia ditangan patih yang mengamban
titahnya. Melihat rajanya terlihat bingung, patih jenggala segera maju kedepan
menghampiri sang raja. Patih Jenggala kemudian menjelaskan perihal kejadian
yang sesungguhnya, bagaimana dia tidak jadi membunuh sang permaisuri karena
mengetahui bahwa permaisuri tidak bersalah melainkan korban fitnah dari orang
lain.
“ Fitnah? Fintah siapa?” Tanya
sang Raja.
“ Fitnah dari selir sri baginda
yang bekerjasama dengan tabib istana.” Jawab Patih Jenggala.
Sang Selir dan Tabib istana
segera dipanggil oleh Raja Raden Putra. Keduanya tidak dapat mengelak setelah
persidangan memberikan bukti-bukti kejahatan mereka. Sang Raden Putra memberi
hukuman berat kepada keduanya yaitu di asingkan didalam hutan.
Akhirnya kebenaran terungkap.
Sang Raja Raden Putra langsung memeluk Cindelaras seraya meminta maaf. Raja
Jenggala itu segera memerintahkan para pengawalnya untuk menjemput permaisuri.
Wednesday, November 16, 2016
Wisata Hutan Pinus Imogiri
Saat ini Hutan Pinus Imogiri memang semakin populer sebagai
salah satu lokasi hunting foto dan bahkan prewedding. Deretan hutan pinus yang
tumbuh teratur menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Selain wisata
alam Kalibiru di Kulonprogo, hutan pinus ini merupakan salah satu rekomendasi
wisata alam di Jogja yang perlu dikunjungi. Hutan ini letaknya berdekatan
dengan Kebun Buah Mangunan Imogiri dan Kawasan wisata Puncak Becici, maka
jangan heran jika para wisatawan menyebut bahwa kedua tempat wisata ini satu
paket yang harus dikunjungi ketika ke Jogja.
Hutan Pinus Imogiri
Jika Anda pernah menonton film Twilight pastinya Anda sudah
memiliki gambaran tentang tempat wisata ini. Pasalnya, hutan pinus ini memiliki
pemandangan yang hampir sama seperti di salah satu tempat pengambilan gambar
film Twilight tersebut. Waktu terbaik mengunjungi hutan pinus ini adalah pada
pagi hari. Selain dapat merasakan hawa sejuk, ketika pagi hari pemandangan alam
yang ada di sana sangatlah memukau dan indah.
Keindahan dan keunikan dari hutan pinus inilah yang membuat
hutan pinus Bantul ini merupakan tempat hunting foto menarik di Jogja paling
populer. Tak hanya digunakan untuk hunting foto, bahkan brand terkenal dan
beberapa stasiun televisi menjadikan hutan pinus ini sebagai lokasi syuting.
Akses menuju ke Hutan Pinus Imogiri
Tempat wisata di Jogja ini terletak di desa Mangunan,
Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Ketika Anda dari Jogja dan
melewati ring road selatan dari arah gamping Anda harus mengikuti petunjuk
jalan menuju ke arah Parangtritis menuju ke Kecamatan Dlingo. Setelah itu ikuti
papan petunjuk ke arah Kebun Buah Mangunan. Ketika sudah sampai ke Kebun Buah
tersebut lurus lagi sekitar 1 km mengikuti jalan yang beraspal halus. Jika
jalan yang Anda tempuh benar maka Anda akan menemukan jalan yang menanjak.
Mengingat aksesnya cukup sulit sebaiknya Anda berhati-hati dalam berkendara
agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan.
Jam buka dan harga tiket masuk ke Hutan Pinus
Tidak seperti tempat wisata lainnya, di tempat wisata ini
tidak ada jam buka. Sehingga para pengunjung bebas mau mengunjungi wisata ini.
Tak hanya itu saja, untuk bisa masuk ke hutan pinus Mangunan ini pun gratis
tidak dipungut biaya. Karena memang belum ada loket masukknya. Akan tetapi Anda
tetap harus membayar biaya parkir kendaraan, yaitu Rp 2.000 untuk sepeda motor
dan Rp 4.000 untuk kendaraan roda empat.
Tips berwisata ke Hutan Pinus
Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi tempat wisata ini
ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah sebagai berikut:
Para wisatawan tidak boleh membuang sampah sembarangan di
kawasan hutan pinus ini. Hal ini berguna agar tempat wisata ini tetap terjaga
keindahan dan keasriannya.
Bagi Anda yang merokok sebaiknya berhati-hati dalam membuang
puntung rokok ataupun batang korek api. Karena jika lalai dalam mematikannya
dapat memicu terjadinya kebakaran hutan. Dan alangkah baiknya ketika
mengunjungi wisata ini Anda tidak merokok.
Ketika berwisata ke sini sebaiknya menggunakan kendaraan
pribadi. Karena kawasan ini tidak dilewati oleh kendaraan umum, seperti angkot
dan lainnya.
Tips berwisata ke hutan pinus Imogiri selanjutnya adalah
bawalah bekal makanan ataupun minuman dari rumah. Karena di tempat wisata ini
belum banyak warung yang menjajakan makanan ataupun minuman. Hanya saja jika
beruntung Anda bisa menemui penjual makanan ringan seperti cilok dan siomay.
Namun penjual tersebut pun tidak setiap saat ada.
kawasan wisata puncak becici
Menikmati Keindahan Alam Puncak Becici
Setelah puas menikmati keindahan pemandangan di hutan pinus
Imogiri, Bantul tersebut tak ada salahnya Anda melanjutkan perjalanan ke tempat
menarik lainnya yaitu ke wisata Puncak Becici. Dari hutan pinus Mangunan Anda
harus berjalanan lusrus hingga bertemu pertigaan. Di pertigaan tersebut sudah
terdapat papan petunjuk yang akan membawa Anda menuju ke kawasan wisata Puncak
Becici.
Sesampainya di kawasan wisata tersebut Anda akan disuguhkan
pemandangan alam yang sangat indah lengkap dengan udara yang sejuk dan aroma
khas hutan pinus. Jika cuaca sedang cerah Anda bisa melihat Gunung Merapi dan
Gunung Sindoro. Waktu terbaik mengunjungi Puncak Becici adalah pada pagi
ataupun sore hari. Di wisata ini Anda pun dapat menemui rumah pohon yang sama
seperti di Kalibiru, Kulonprogo.
Kawasan Wisata Puncak Becici sendiri dikelola oleh warga
setempat secara swadaya. Mengingat kawasan ini merupakan kawasan Hutan Lindung,
maka fasilitas yang dibuat oleh pengelola pun cukup sederhana. Meskipun begitu,
keterbatasan fasilitas tidak membuat Puncak Becici ini sepi pengunjung.
Nah bagi Anda yang berencana mengunjungi tempat wisata di
Jogja yang satu ini pastikan Anda selalu menjaga kebersihan, tidak bermain api,
tidak merusak pohon dan hal lainnya yang merugikan.
hutan pinus imogiri, hutan pinus jogja, hutan pinus, hutan
pinus mangunan, hutan pinus bantul, Hutan Pinus Dlingo Bantul Daerah Istimewa
Yogyakarta, Hutan Pinus Dlingo Mangunan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta,
hutan pinus imogiri bantul, hutan pinus dlingo, hutan, hutan pinus yogyakarta,
wisata hutan pinus, wisata hutan pinus imogiri, wisata hutan pinus jogja
Alamat Hutan Pinus Imogiri Lengkap dengan Rute Perjalanannya
Hutan Pinus Imogiri - Apakah Anda sedang mencari alamat
Hutan Pinus Imogiri secara lengkap? Jika Anda berwisata ke Yogyakarta, tempat
wisata yang satu ini memang harus Anda kunjungi. Tempat wisata ini menyajikan
ribuan pohon pinus yang berdiri tegak dan tampak rapi. Tempat wisata yang satu
ini juga menawarkan udara yang sangat sejuk dengan kondisi yang begitu asri.
Banyak wisatawan yang tidak melewatkan kunjungannya ke hutan pinus di Imogiri
jika berkunjung ke Yogyakarta. Suasananya begitu asri, udaranya sejuk dan
lingkungannya yang hening menjadi daya tariknya.
Tempat Wisata Hutan Pinus Imogiri ini banyak dikunjungi
sebagai tempat wisata favorit di Yogyakarta. Tidak hanya sebagai tempat wisata
saja, tetapi tempat ini sering dijadikan sebagai tempat untuk foto prewedding.
Hutan pinus di Imogiri ini memang dapat dijadikan sebagai tempat menawan
berbagai momen berharga. Untuk alamat Hutan Pinus Imogiri sendiri sebenarnya
sesuai dengan nama yang diberikan yaitu terletak di Imogiri, Yogyakarta.
Lokasinya tidak terlalu jauh dari Terminal Giwangan Yogyakarta. Hanya saja,
Anda perlu melewati rute perjalanan yang cukup menantang.
alamat hutan pinus imogiri bantul, hutan pinus imogiri map,
hutan pinus sentul, peta hutan pinus imogiri bantul, rute hutan pinus imogiri
dari klaten, rute jalan ke hutan pinus imogiri,
Baca Juga : Tempat Wisata Bukit Moko Bandung
Hutan pinus ini terletak tidak jauh dari tempat wisata yang
tidak kalah terkenal lainnya, yaitu kebun buah Mangunan. Jadi, bagi Anda yang
ingin mengunjungi hutan pinus, kunjungi pula kebun buah Mangunan. Hal ini dapat
menjadi paket wisata lengkap yang asyik dan juga menyenangkan jika Anda
berkunjung ke Yogyakarta. Jika Anda sudah menemukan alamat Hutan Pinus Imogiri,
segeralah kunjungi tempat wisata yang satu ini. Tempat wisata ini tidak hanya
menawarkan keindahan dan kenyamanan tetapi juga keunikan. Jika Anda memperhatikan
tanahnya, warnanya tampak cokelat dan pohon-pohonnya sangatlah tinggi.
Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata yang satu
ini, Anda dapat mengunjunginya di pagi hari. Di tempat ini tidak ada jam buka,
namun tempat parkir akan mulai ramai dari pagi hari. Untuk parkirnya sangatlah
murah, yaitu sebesar 2 ribu rupiah untuk motor dan 5 ribu rupiah untuk mobil.
Tidak sulit untuk menemukan alamat Hutan Pinus Imogiri, tempat wisata ini
selalu ramai didatangi pengunjung. Sebaiknya Anda berkunjung ke hutan pinus di
Imogiri ini jika cuacanya mendukung, tidak hujan. Jika musim penghujan, Anda
perlu berhati-hati untuk menjangkau tempat ini.
Jalan menuju ke hutan
pinus cukup curam, sebaiknya berhati-hati terutama jika menggunakan sepeda
motor. Letak Hutan Pinus Imogiri yaitu di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo,
Kabupaten Bantul, DIY. Untuk sampai ke hutan pinus, Anda dapat mengikuti
petunjuk arah menuju Pantai Parangtritis jika dari Ringroad Selatan. Atau jika
dapat mengambil rute dari Terminal Giwangan kemudian menuju Jalan Imogiri
Timur. Anda akan menemukan pertigaan Imogiri, belok ke arah Makam Raja Imogiri
lalu menuju Mangunan dan menuju hutan pinus Mangunan. Itulah alamat Hutan Pinus
Imogiri di Yogyakarta, semoga ulasan ini dapat bermanfaat.
Monday, November 14, 2016
Keindahan Rumah Adat Jawa
Jawa Tengah merupakan shalat Satu provinsi Penting di Pulau
Jawa. Selain KARENA hiruk-pikuk ekonominya, Provinsi Penyanyi also tersohor
KARENA Unsur kebudayaannya Yang Masih Terjaga. Salah Satu warisan leluhur Yang
Menjadi Daya PIKAT provinsi Penyanyi Adalah Joglo. Apa Joglo ITU? Hakekatnya
Joglo Adalah sebutan Bagi rumah adat Jawa Tengah. Bangunan Penyanyi menarik
dikaji, baik ITU Dari Segi historis maupun arsitekturnya Yang sarat DENGAN
Nilai Filosofis Khas Jawa.
Joglo Dan Unsur Pembangunnya
Sangat menarik untuk review mengkaji rumah adat Jawa Tengah
Penyanyi sebab kitd Beroperasi Langsung akan bersinggungan DENGAN Nilai-Nilai
luhur. Jadi, Joglo Bukan Sekedar Hunian. Lebih Dari ITU, besarbesaran Adalah
simbol. Simak Saja Kerangka rumahnya Yang Berupa soko guru. JIKA diamati, ADA
empat dalam pilar Utama Yang Menjadi penyangga Utama rumah. Tiang Utama
Penyanyi masing-masing mewakili Arakh angin, barat-utara-selatan-timur. Lebih,
detil Lagi, di hearts soko guru Terdapat APA Yang dikenal DENGAN tumpangsari
Yang disusun DENGAN Pola Yang Terbalik Dari soko guru.
JIKA Bagian-bagiannya dibedah, Maka rumah adat Jawa Tengah
Penyanyi terdiri differences beberapa Bagian yakni pendhopo, pringgitan Dan
also omah ndalem / omah njero. Yang revoked DENGAN Pendhopo Adalah Bagian Joglo
Yang Lazim Dipakai untuk review menjamu tetamu. SEMENTARA ITU, Pringgitan
Sendiri merupakan Bagian Dari Ruang Tengah Yang Sales manager Dipakai MENERIMA
Tamu Yang Lebih Dekat. SEMENTARA ITU, Yang dikenal DENGAN Istilah Omah Ndalem
ATAU Omah Njero Adalah Ruang Dimana Keluarga bisanya bercengkrama. Ruang
Keluarga Penyanyi pun dibagi Lagi Ke hearts beberapa ruangan (KAMAR /
senthong), yakni senthong Tengah, Kanan Dan also kiri.
Tak Hanya pembagian ruangan, beberapa fitur Joglo also
melambangkan Nilai Filosofis Yang hearts. Sebut Saja Bagian Pintu rumah Joglo
Yang berjumlah Tiga. Pintu Utama di Tengah, Dan Pintu lainnya ADA di kedua Sisi
(Kanan Dan kiri) rumah.Tata letak Pintu ini tidak sembarangan. Ia melambangkan
kupu-kupu Yang sedang Berkembang Dan Berjuang di hearts SEBUAH Keluarga Besar.
Selain ITU, di hearts Joglo also dikenal SEBUAH ruangan
KHUSUS Yang diberi nama di Gedongan. Ia berperan sebagai Tempat Perlindungan,
Tempat kepala keluarga Mencari ketangan batin, Tempat Beribadah Dan Masih
Banyak Lagi activities sakral lainnya. Di beberapa rumah Joglo, Gedongan biasa
digunakan multirangkap sebagai Ruang Istirahat ATAU Tidur. Di berbaring Waktu,
besarbesaran also can dialihfungsikan sebagai KAMAR pengantin Yang baru Saja
Menikah.
Simbol Status Sosial
Sama seperti rumah adat di daerah adalah lainnya, Joglo also
can dijadikan Acuan untuk review menakar Status sosial Seseorang. Meski Diakui
sebagai rumah adat Jawa Tengah, TAPI TIDAK SEMUA rakyat ATAU 'masyarakat Jawa
Tengah memiliki rumah Penyanyi. Mengapa? Sebab meski tampilannya Cukup
sederhana, namun kerumitan Bahan baku Serta Pembuatan menjadikan Proses
Pembangunan Joglo memakan mencakup biaya also Waktu Yang Melimpah. PT KARYA
CIPTA PUTRA, Hanya Kalangan priyayi Dan bangsawan Yang memiliki rumah apin
Penyanyi. Kini, mereka Yang Bukan bangsawan TAPI berduit can Saja Membangun
rumah elegan Dan Klasik tersebut.
Joglo sebagai rumah tradisional dikenal memiliki desain Yang
TIDAK sembarangan. Desain also Struktur Penyanyi kemudian mengerucut PADA
pembagian rumah Joglo ITU Sendiri, ANTARA berbaring:
Rumah Joglo Pangrawit.
Rumah Joglo Jompongan.
Rumah Joglo Limasan lawakan.
Rumah Joglo Semar Tinandhu.
Rumah Joglo Mangkurat.
Rumah Joglo Sinom.
RUmah Joglo Hageng.
Oleh karena cita rasa seni yang tinggi tercermin dari rumah
adat Jawa Tengah tersebut, tidak heran jika ia menjadi salah satu aset budaya
yang wajib untuk dilestarikan dari generasi yang satu hingga generasi
selanjutnya.
Ilmu yang mempelajari seni bangunan oleh masyarakat Jawa
biasa disebut Ilmu Kalang atau disebut juga Wong Kalang
Berdasarkan sejarah panjang tanah Jawa, bentuk rumah tinggal
orang jawa dapat dikategorikan menjadi 5 macam, ini untuk arsitektur tradisonal
yaitu:
*bentuk Panggangpe = bangunan hanya dengan atap sebelah
sisi.
*bentuk Kampung = bangunan dengan atap 2 belah sisi, sebuah
bubungan di tengah saja.
*bentuk Limasan = bangunan dengan atap 4 belah sisi, sebuah
bubungan di tengahnya.
*bentuk Joglo atau Tikelan = bangunan dengan Soko Guru dan
atap 4 belah sisi, sebuah bubungan di tengahnya.
*Tajug = bangunan dengan Soko Guru atap 4 belah sisi, tanpa
bubungan, jadi meruncing.
Dibanding bentuk lainnya, rumah joglo lebih familier untuk
masyarakat pada umumnya.
dari 5 macam kategori tersebut berfungsi untuk membedakan
bentuk, ukuran dan fungsi dari bangunan tersebut.
Jadi tidak mungkin orang jawa membangun rumah tinggalnya
berbentuk Tajug, karena bentuk Tajug hanya digunakan untuk bangunan yang
disucikan semisal bangunan Masjid, tahtah Raja atau Makam orang yang disucikan.
Untuk penerapan bentuk bangunan rumah tradisional Jawa
tengah secara lengkap dapat di lihat dari:
Pintu gerbang biasa menggunakan bentuk kampung
Tempat tinggal atau biasa disebut pendopo menggunakan bentuk
joglo
Pringgitan berbentuk limasan
Di daerah bagian pesisir bentuk rumah mengalami modifikasi
sedikit dengan penggunaan kaki atau rumah yang tidak menempel tanah alias
mempunyai kolong, ini diperuntukkan untuk jaga-jaga jika laut pasang atau
banjir.
soko-guru-joglo
Friday, November 11, 2016
Kebudayaan Sintren
Sintren (ATAU also dikenal DENGAN Lais) adalan kesenian tari
tradisional 'masyarakat Jawa, khususnya di Cirebon. Kesenian Penyanyi Terkenal
di Pesisir Utara Jawa Barat Dan Jawa Tengah, ANTARA berbaring di Indramayu,
Cirebon, Majalengka, Jatibarang, Brebes, Pemalang, Tegal, Banyumas, Kuningan,
Dan Pekalongan. Kesenian Sintren dikenal sebagai Tarian DENGAN aroma mistis /
magis Yang bersumber Dari Cerita Cinta kasih Sulasih DENGAN Sulandono.
Kesenian Sintren berasal Dari kisah Sulandono sebagai putra Ki
Bahurekso Bupati Kendal Yang Pertama hasil temuan perkawinannya DENGAN Dewi
Rantamsari Yang dijuluki Dewi Lanjar. Raden Sulandono memadu kasih DENGAN
Sulasih Seorang putri Dari Desa Kalisalak, namun Hubungan asmara tersebut TIDAK
mendapat restu Dari Ki Bahurekso, akhirnya R. Sulandono Pergi bertapa Dan
Sulasih memilih Menjadi penari. Meskipun demikian Pertemuan di ANTARA keduanya
Masih Terus berlangsung through alam gaib.
Pertemuan tersebut diatur Oleh Dewi Rantamsari Yang
memasukkan roh bidadari Ke Tubuh Sulasih, PADA Saat ITU pula R. Sulandono Yang
sedang bertapa dipanggil Oleh roh ibunya untuk review menemui Sulasih Dan
terjadilah Pertemuan di ANTARA Sulasih Dan R. Sulandono. Sejak Saat itulah
SETIAP diadakan Pertunjukan sintren sang penari Pasti dimasuki roh bidadari
Oleh pawangnya, DENGAN Catatan bahwa HAL tersebut dilakukan apabila sang penari
Masih hearts keadaan suci (perawan). sintren jg mempunyai keunikan tersendiri
Yaitu terlihat Dari panggung alat-alat musiknya Yang Terbuat Dari Tembikar ATAU
Gembyung Dan kipas Dari bambu Yang ketika ditabuh DENGAN Cara Tertentu
menimbulkan Suara yg Khas.
Sintren
Sintren diperankan Seorang gadis Yang Masih suci, dibantu
Oleh pawang DENGAN diiringi gending 6 orang-orang. Gadis tersebut dimasukkan Ke
hearts kurungan ayam Yang berselebung kain. Pawang / dalang kemudian Berjalan
memutari kurungan ayam ITU sembari merapalkan mantra memanggil ruh Dewi Lanjar.
JIKA pemanggilan ruh Dewi Lanjar BERHASIL, Maka ketika kurungan Dibuka,
menyanyikan gadis tersebut Sudah terlepas Dari Ikatan Dan berdandan cantik,
Lalu Menari diiringi gending.
KESENIAN SINTREN, LESTARIKAN ATAU TIDAK?
Siapa yang tidak bangga terhadap kesenian tari Indonesia
yang begitu banyak. Dari sekian banyak Negara yang ada di dunia, Indonesialah
yang memiliki kesenian tari yang sangat beragam. Mulai dari Sabang hingga
Merauke, setiap suku memiliki seni tari
yang berbeda, mereka memiliki seni tari khas daerah mereka sendiri. Di
Indonesia, terdapat lebih dari 3000 tarian asli Indonesia. Akan tetapi, saat
ini banyak seni tari yang dimiliki Indonesia, tidak terwarisi dengan baik dari
generasi ke generasi berikutnya. Perubahan dan perkembangan zaman, hampir
mengikis keberadaan banyak seni tari yang ada. Salah satu seni tari yang sudah
hampir punah adalah kesenian sintren.
Dari segi asal usul bahasa atau etimologi, “sintren”
merupakan gabungan dua suku kata “Si” dan “tren”. Si dalam bahasa Jawa berarti
“ia” atau “dia” dan “tren” berarti “tri” atau panggilan dari kata “putri”
(Sugiarto, 1989:15). Sehingga Sintren adalah ” Si putri” yang menjadi objek
pemeran utama dalam pertunjukan kesenian sintren ini.
Sintren merupakan tari tradisional yang berasal dari pesisir
utara pantai Jawa Barat dan Jawa Tengah. Daerah persebaran kesenian ini
diantaranya di Indramayu, Cirebon, Majalengka, Jati Barang, Brebes, Pemalang,
Banyumas dan Pekalongan. Sintren dikenal juga dengan nama lain yaitu lais.
Kesenian sintren ini sebenarnya merupakan tarian mistis, karena di dalam
ritualnya mulai dari permulaan hingga akhir pertunjukan banyak ritual magis
untuk memanggil roh atau dewa, agar kesenian ini semakin memiliki sensasi seni
yang kuat dan unik.
Asal mula munculnya kesenian ini, tidak terlepas dari sebuah
cerita yang melatar belakangi kesenian ini. Namun, ada dua versi berbeda yang
menceritakan asal mula sintren. Versi yang pertama, menceritakan tentang kisah
percintaan Ki Joko Bahu (Bahurekso) dengan Rantamsari, yang tidak disetujui
oleh Sultan Agung Raja Mataram. Untuk memisahkan cinta keduanya, Sultan Agung
memerintahkan Bahurekso menyerang VOC di Batavia. Bahurekso melaksanakan titah
Raja berangkat ke Batavia dengan menggunakan perahu Kaladita (Kala-Adi-Duta).
Saat berpisah dengan Rantamsari itulah, Bahurekso memberikan sapu tangan
sebagai tanda cinta.
Tak lama terdengar kabar bahwa Bahurekso gugur dalam medan
peperangan, sehingga Rantamsari begitu sedih mendengar orang yang dicintai dan
dikasihi sudah mati. Terdorong rasa cintanya yang begitu besar dan tulus, maka
Rantamsari berusaha melacak jejak gugurnya Bahurekso. Melalui perjalan
sepanjang wilayah pantai utara Rantamsari menyamar menjadi seorang penari
sintren dengan nama Dewi Sulasih. Dengan bantuan sapu tangan pemberian Ki
Bahurekso akhirnya Dewi Rantamsari dapat bertemu Ki Bahurekso yang sebenarnya
masih hidup.
Karena kegagalan Bahurekso menyerang Batavia dan pasukannya
banyak yang gugur, maka Bahurekso tidak berani kembali ke Mataram, melainkan
pulang ke Pekalongan bersama Dewi Rantamsari dengan maksud melanjutkan
pertapaannya untuk menambah kesaktian dan kekuatannya guna menyerang Batavia
lain waktu. Sejak itu Dewi Rantamsari dapat hidup bersama dengan Ki Bahurekso
hingga akhir hayatnya.
Versi yang kedua menceritakan tentang Sulasih dan R.
Sulandono seorang putra Bupati di Mataram Joko Bahu atau dikenal dengan nama Bahurekso
dan Rr. Rantamsari. Percintaan Sulasih dan R. Sulandono tidak direstui oleh
orang tua R. Sulandono. Sehingga R. Sulandono diperintahkan ibundanya untuk
bertapa dan diberikan selembar kain (“sapu tangan”) sebagai sarana kelak untuk
bertemu dengan Sulasih setelah masa bertapanya selesai. Sedangkan Sulasih
diperintahkan untuk menjadi penari pada setiap acara bersih desa diadakan
sebagai syarat dapat bertemu R. Sulandono.
Tepat pada saat bulan purnama diadakan upacara bersih desa
diadakan berbagai pertunjukan rakyat, pada saat itulah Sulasih menari sebagai
bagian pertunjukan, dan R. Sulandono turun dari pertapaannya secara
sembunyi-sembunyi dengan membawa sapu tangan pemberian ibunya. Sulasih yang
menari kemudian dimasuki kekuatan spirit Rr. Rantamsari sehingga mengalami
“trance” dan saat itu pula R. Sulandono melemparkan sapu tangannya sehingga
Sulasih pingsan. Saat sulasih “trance/kemasukan roh halus/kesurupan” ini yang
disebut “Sintren”, dan pada saat R. Sulandono melempar sapu tangannya disebut
sebagai “balangan”. Dengan ilmu yang dimiliki R. Sulandono maka Sulasih
akhirnya dapat dibawa kabur dan keduanya dapat mewujudkan cita-citanya untuk
bersatu dalam mahligai perkawinan.
Untuk menjadi seorang sintren, persyaratan yang utama adalah
penari diharuskan masih gadis dan perawan. Hal ini dikarenakan seorang sintren
harus dalam keadaan suci dan penari
sintren merupakan “bidadari” dalam pertunjukan. Bahkan sebelum menjadi seorang sintren
sang gadis diharuskan berpuasa terlebih dahulu, hal ini dimaksudkan agar tubuh
si gadis tetap dalam keadaan suci. Karena dengan berpuasa otomatis si gadis
akan menjaga pola makannya, selain itu dia akan menjaga tingkah lakunya agar
tidak berbuat dosa dan berzina. Sehingga tidak menyulitkan bagi roh atau dewa
yang akan masuk kedalam tubuhnya.
Ada beberapa istilah dalam kesenian sintren. Yang pertama
adalah paripurna. Yaitu tahapan menjadikan sintren yang dilakukan oleh Pawang,
dengan membawa calon penari sintren bersama dengan 4 (empat) orang pemain.
Dayang sebagai lambang bidadari (Jawa: Widodari patang puluh) sebagai
cantriknya Sintren. Kemudian Sintren didudukkan oleh Pawang dalam keadaan
berpakain biasa dan didampingi para dayang/cantrik.
Dalam paripurna,
pawang segera menjadikan penari sintren melalui tiga tahap:
Tahap Pertama, pawang memegang kedua tangan calon penari
sintren, kemudian diletakkan di atas asap kemenyan sambil mengucapkan mantra,
selanjutnya calon penari sintren diikat dengan tali yang dililitakan ke seluruh
tubuh.
Tahap Kedua, calon penari sintren dimasukkan ke dalam
sangkar (kurungan) ayam bersama busana sintren dan perlengkapan merias wajah.
Beberapa saat kemudian kurungan dibuka, sintren sudah berdandan dalam keadaan
terikat tali, lalu sintren ditutup kurungan kembali.
Tahap Ketiga, setelah ada tanda-tanda sintren sudah jadi
(biasanya ditandai kurungan bergetar/bergoyang) kurungan dibuka, sintren sudah
lepas dari ikatan tali dan siap menari. Selain menari adakalanya sintren
melakukan akrobatik diantaranya ada yang berdiri diatas kurungan sambil menari.
Selama pertunjukan sintren berlangsung, pembakaran kemenyan tidak boleh
berhenti.
Istilah yang kedua adalah
balangan (Jawa : mbalang). Balangan yaitu pada saat penari sintren
sedang menari maka dari arah penonton ada yang melempar sesuatu ke arah penari
sintren. Setiap penari terkena lemparan maka sintren akan jatuh pingsan. Pada
saat itu, pawang dengan menggunakan mantra-mantra tertentu kedua tangan penari
sintren diasapi dengan kemenyan dan diteruskan dengan mengusap wajah penari
sintren dengan tujuan agar roh bidadari datang lagi sehingga penari sintren
dapat melanjutkan menari lagi. Kemudian, penonton yang melemparkan uang
tersebut diperbolehkan untuk menari dengan sintren.
Tuesday, November 8, 2016
Sejarah Simalungun
Sejarah Simalungun
Sejak Awal Abad ke-20, nama di 'Simalungun' Oleh digunakan
Pemerintah Hindia Belanda untuk review wilâyah Pemerintahan bawahan Dari
wilâyah Keresidenan Sumatera Timur, yakni Yang disebut Simeloengoen en
Karolanden. Yang revoked DENGAN Simeloengoen (= Simalungun) Adalah Kerajaan
Siantar, Kerajaan Tanoh Jawa, Kerajaan Panei, Kerajaan Dolog Silou, Kerajaan
Raya, Kerajaan Purba Dan Kerajaan Silimakuta, Yang masing-masing menandatangani
semacam perjanjian (dikenal sebagai Korte Verklaring, 'Perjanjian Pendek')
DENGAN Pemerintah Hindia Belanda PADA Tahun 1904 (Dan Diperbaharui Tahun 1907).
Hampir bersamaan DENGAN pembentukan wilâyah
pemerintahanSimeloengoen en Karolanden Tadi, nama di 'Simalungun' digunakan
sebagai nama di suku Bagi Penduduk Yang menghuni 7 Kerajaan-Kerajaan di
Simeloengoenlanden Tadi. Sebagai nama di suku, sebutan 'Simalungun' digunakan
untuk review keseluruhan Penduduk 7 Kerajaan-Kerajaan Tadi, walaupun sebutan
'Simalungun' Jarang digunakan Penduduk (Dan Pemerintahan) masing-masing
Kerajaan, KARENA mereka differences membedakan penduduknya DENGAN sebutan dalam
Bahasa Simalungun, yakni DENGAN using kata dosa ATAU par, such as inviting
participation dosa Raya, here Panei, here Purba, par Siantar.
Sejak masa ITU pulalah nama di Simalungun Sering digunakan
sebagai nama di suku. 2) Tetapi TIDAK hanya untuk Penduduk 7 Kerajaan-Kerajaan
Tadi, tetapi SEMUA Penduduk Sumatera Utara Yang mempunyai budaya Yang sama
DENGAN budaya Penduduk Yang ADA di 7 Kerajaan-Kerajaan Tadi, Yang tersebar di
Deli Serdang (Dan Bedagai), di Asahan, di Dairi , di Karo.
Bersamaan DENGAN digunakannya sebutan 'Simalungun' sebagai
nama di suku, sebutan Yang digunakan sebelumnya, yakni 'Batak Timur',
atau'Timoerlanden ', Semakin Jarang digunakan.
Satu suku bangsa dibedakan Dari suku bangsa lainnya KARENA
adanya Perbedaan budaya. Saya Sering mengatakan ditunjukan kepada Sesama
Simalungun, budaya do palegankon Simalungun humbani suku bangsa na Legan.
Simalungun akan Tetap ADA Dan eksis (walaupun populasinya TIDAK Banyak) JIKA
halak Simalungun mempertahankan budaya Yang membedakannya Dari suku bangsa
lain. Sebaliknya, JIKA TIDAK mau Lagi mempertahankan budaya Yang membedakannya
DENGAN suku berbaring, Dan LEBIH Suka 'menyesuaikan' Diri DENGAN budaya suku
berbaring, halak Simalungun akan Menghilang Dari Muka bumi Penyanyi.
Dulu, Penduduk halak Simalungun Yang menundukkan Diri Ke
budaya suku Melayu, diberi julukan domma salih gabe Malayu. Baik KARENA Memeluk
agama Islam, ATAU KARENA Pindah Ke wilâyah Yang penduduknya halak Melayu, ATAU
KARENA manundalhon arihan (yakni Yang bermakna membelot Dari Kerajaan Yang ADA
di sukunya, untuk review kemudian menundukkan Diri ditunjukan kepada Penguasa
wilâyah di Luar Simalungun). Ada also Yang salih Jadi Karo, biasanya KARENA Tinggal
di wilâyah Yang berpenduduk Karo.
Sebaliknya, halak Toba (Dan ATAU par Samosir) Banyak Yang
salih Jadi Simalungun. Konon, * Menurut TBA Purba Tambak (Almarhum), sejak Awal
berdirinya Harajaon Dolog Silou, 3) Sudah ADA marga Simarmata Dan marga
Sipayung di Dolog Silou, Dan TIDAK ADA marga Sinaga. Mereka ITU Sudah salih
Menjadi Simalungun. Proses salih Terjadi KARENA Seseorang Meninggalkan budaya
asalnya Dan menjadikan budaya setempat Menjadi budayanya.
Jadi, hearts pengertian budaya melakukan palegankon suku
bangsa, Simalungun akan differences eksis sebagai shalat Satu suku bangsa di
Indonesia (Dan Dunia) Sepanjang Masih Ada Yang memelihara budayanya, yakni Yang
disebut budaya Simalungun, Sepanjang Masih Ada yang mau Menjadi halak
Simalungun (hearts arti berbudaya Simalungun).
Mencari Google Artikel demikian Mudah-mudahan Semakin Jelas
APA Yang kitd Maksud DENGAN 'Simalungun' hearts Konteks 'Sejarah Simalungun'.
Ternyata Yang kitd mau diskusikan Bukan 'Sejarah Kabupaten Simalungun', Bukan
asal usul (Tarombo) halak Simalungun, tetapi Sejarah suku bangsa Yang kini
Masih eksis sebagai shalat Satu suku bangsa Yang mempunyai budaya Yang BERBEDA
DENGAN suku bangsa lainnya (walaupun ADA Persamaan), Yang sejak Awal Abad ke-20
dinamakan suku Simalungun, Dan budayanya disebut budaya Simalungun.
Seperti Sudah dikemukan Tadi, sejak Awal Abad ke-20 sebutan
Simalungun Semakin Sering digunakan ditunjukan kepada Satu suku bangsa Yang
Tinggal di 7 Kerajaan di wilâyah Simeloengoenlanden Dan wilayah-wilâyah
Sekitarnya (which are dimasukkan Menjadi wilâyah Pemerintahan Yang bertetangga
dengan 7 kerjaan Tadi (Yang kini Menjadi Kabupaten Deli Serdang, Serdang
Bedagai, Kota Tebing Tingi, Kabupaten Asahan, Kabupaten Tobasa, Kabupaten
Dairi, Kabupaten Karo). Sebelumnya, Reseller Sering digunakan nama di
kewarga-negaraan Penduduk, seperti here Panei (untuk review rakyat Kerajaan
Panei), parSordang (sebutan untuk review rakyat Kesultanan Serdang). SEMENTARA
'Luar orangutan' Yang Datang berkunjung ATAU meleliti Ke wilâyah Yang dihuni
halak Simalungun, Reseller Suka using sebutan Batak Timur, mungkin KARENA
berdiam di wilâyah Sebelah Timur rumpun-suku Batak lainnya.
Di Kalangan Penulis halak Simalungun, Masih Banyak Yang
berpendapat bahwa SEBELUM Belanda melebarkan sayap penjajahannya Ke Wilayah
berpenduduk Simalungun (Dan menemukan Fakta adanya 7 Kerajaan), Terdapat 4
Kerajaan di Simalungun, Yang disebut Raja Maroppat, yakni Silou, Panei, Siantar
Dan Tanoh Jawa. Bahkan ADA Yang Yakin bahwa sebutan Raja Maroppat Adalah
concept Simalungun. Sudah PERNAH Saya kemukakan bahwa sebutan Raja Maroppat
berasal Dari concept tuha Peut-nya Kesultanan Aceh Saat meluaskan pengaruhnya
Ke Kawasan Sumatera Timur. Namun Pendapat Tadi TIDAK Berubah. 4)
Ada pula Yang berpendapat, SEBELUM ADA Raja Maroppat, Hanya
ada satu Kerajaan, yakni Kerajaan Silou.
Tetapi hearts Satu hal. sepertinya Semuanya Sepakat, yakni
tadinya Hanya Satu Kerajaan, yakni Kerajaan Nagur.
JIKA Kelak can be diterima sebagai Kebenaran Sejarah bahwa
rakyat Nagurlah Yang mewariskan Kebudayaan Yang di kemudian hari dikenal DENGAN
sebutan Kebudayaan Simalungun, Maka HAL ITU Berarti Kebudayaan Simalungun Sudah
teruji di wilâyah Penyanyi selama LEBIH Kurang 14 Abad, KARENA konon Nagur
Sudah tercantum hearts naskah Cina Dari Abad ke-6, Masih eksis Dan dicatat Oleh
Marco Polo (Abad ke-13) DENGAN nama di 'Nagore' ATAU 'Nakur', Masih eksis PADA
Saat Pinto mencatat (Abad ke-16) bahwa Nagur meminta Bantuan Portugis Yang
berkedudukan di Malaka KARENA mendapat Serangan Dari Aceh, Dan bahwa Encyclopedi
Ned. Indie mencatat Nagur can be Bertahan Dari Invasi Johor Dan Siak. Ketika
PADA Penghujung Abad ke-19 Belanda menginjakkan kakinya Ke wilâyah Yang dihuni
Penduduk Pewaris Kebudayaan rakyat Nagur Tadi, Masih ditemuinya Kebudayaan Yang
sama di 7 Kerajaan Yang di kemudian hari disebutnya sebagai Kawasan
Simeloengoen, bahkan sama DENGAN Kebudayaan sebagian rakyat Yang tersebar di
sekeliling Simeloengoen.
Menjadi Jelas Kiranya, DENGAN memberikan judul 'Sejarah
Simalungun' sebagai Awal Diskusi kitd di seminar Kali Penyanyi, seminar
Penyelenggara Mencoba manarik Minat Kita Untuk Senantiasa bertanya mau
dikemanakan Simalungun Penyanyi.
Mungkin Pertanyaan itulah Penyelenggara seminar Yang
mengilhami untuk review menambahkan kata-kata 'dan Pesannya Bagi Generasi
Muda', sehingga judul Yang dimintakan ditunjukan kepada Saya Adalah Sejarah
Simalungun Dan Pesannya Bagi Generasi Muda.
Sengaja Saya menghindar Dari memberikan Pesan, KARENA Pesan
Yang diselipkan PADA Penulisan Sejarah akan Bias DENGAN objektipitas Yang
Dibutuhkan Oleh Sejarah
Subscribe to:
Posts (Atom)